Semua tentang bisnis terbaru

bisnis

Malaikat Angel Investor Indonesia

informasi,

Kini, banyak startup yang menanti uluran tangan para angel investor dalam menapak menjadi perusahaan besar. Sejumlah komunitas angel investor pun bertumbuh di Indonesia. Para Angel Investor Indonesia ini siap menjadi malaikat penolong bagi perusahaan rintisan, karena sudah terbukti startup seperti Tokopedia dan Bukalapak mengalami proses pertumbuhan yang cukup signifikat. Bukan tidak mungkin bila startup ini mengalami suatu terobosan yang baru di dunia teknologi era 4.0. Begitu penting peran angel investor untuk mengembangkan suatu e-commerce, karena bukan hanya modal saja yang di berikan, akan tetapi wawasan yang up to date juga diberikan oleh para angel investor ini tentang membangun bisnis komersial yang baik. Mereka disebut angel karena peran mereka layaknya figur malaikat yang baik hati dan suka menolong. Sejatinya, memang itulah peran yang dimainkan seorang angel investor. Kehadirannya dalam sebuah perusahaan yang baru dibentuk (startup) diibaratkan sebagai malaikat penolong agar perusahaan yang baru lahir itu bisa selamat dan bertumbuh menjadi besar. Di Indonesia, figur angel investor terbilang baru. Figur para angel investor ini bisa siapa saja, pensiunan eksekutif atau perusahaan multinasional. Dana yang digelontorkan untuk membantu startup pun bervariasi, mulai dari Rp50 juta sampai miliaran rupiah. Semua tergantung dari kebutuhan, skala startup, dan kemampuan dana angel investor sendiri.

3 Perusahaan Investor Indonesia

  • Gree Ventures (GV)

    Perusahaan investasi asal Jepang berikutnya yang tertarik pada startup adalah Gree Ventures. Perusahaan yang dikelola oleh Managing Partner Naoki Aoyag ini biasanya berinvestasi pada perusahaan industri #internet, dan mobile berupa e-commerce fashion dan advertisements. Selain e-commerce, mereka umumnya juga tertarik berinvestasi pada startup yang bergerak di bidang payment gateway. Pada pola investasinya, mereka akan mengucurkan dana Pre-Series A hingga putaran pendanaan Seri A. Dengan dana rata-rata US$ 50 juta, Green Ventures tercatat telah berinvestasi pada beberapa startup di Jepang dan Indonesia seperti PriceArea, Urbanindo, Luxola, Bukalapak, Berrybenka dan Kudo.

  • Angel Investment Network Indonesia (ANGIN)

    Perusahaan ini berdiri karena program dari Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI) dengan fokus bertumpu pada mendukung pertumbuhan startup tahap awal dalam bentuk pemberian pendanaan dan mentoring. Dengan dana yang bisa mencapai Rp 1,5 miliar, organisasi nirlaba yang didirikan tahun 2012 ini menjadi jaringan angel investment resmi pertama di Indonesia. Beberapa startup yang pernah dibantu ANGIN adalah Berrry Kitchen, Margarite Nougat serta Kakoa Chocolate.

  • Cyber Agent Ventures (CAV)

    Perusahaan yang dikelola oleh Steven Vanada dan Takahiro Suzuki sebagai General Manager serta Oswin Liandow sebagai Investsment Manager ini seringkali tertarik berinvestasi pada startup di bidang e-commerce, termasuk startup dengan potensi pasar yang besar dan mengedepankan growth perusahaan. Sejak tahun 2011, CAV memang diketahui telah menggelontorkan dananya pada beberapa starup seperti Touchten, Tokopedia, Kurio, HarukaEdu, Bilna dan VIP Plaza.

Comments

comments powered by Disqus